icon

Hari Gizi Nasional 2022: Aksi Bersama Cegah Stunting Dan Obesitas

Pada tiap tanggal 25 Januari diperingati sebagai Hari Gizi Nasional. Diadakannya kampanye mengenai gizi di Indonesia bertujuan agar mengajak masyarakat untuk menyadari pentingnya sehat dan bebas kekurangan gizi kronis (stunting) dengan mengonsumsi makanan bergizi untuk tubuh.
Articles
24 January 2022
Country(s)
iconicon

Pada tiap tanggal 25 Januari diperingati sebagai Hari Gizi Nasional. Diadakannya kampanye mengenai gizi di Indonesia bertujuan agar mengajak masyarakat untuk menyadari pentingnya sehat dan bebas kekurangan gizi kronis (stunting) dengan mengonsumsi makanan bergizi untuk tubuh. Lalu, sudah berapa kalikah Hari Gizi Nasional ini diperingati?

 

Pada tahun 2021, telah diadakan Hari Gizi Nasional yang ke-61 dengan tema “Remaja Sehat, Bebas Anemia”. Begitu pula pada tahun 2022, akan diperingati pula Hari Gizi Nasional yang ke-62 yang mengangkat tema “Aksi Bersama Cegah Stunting dan Obesitas”. Namun, apakah kamu tau sebenarnya apa itu stunting?

 

Stunting adalah kekurangan gizi kronis pada anak dalam kurun waktu yang cukup lama. Sehingga terjadi gangguan pertumbuhan tinggi badan pada anak yang mengakibatkan terlihat pendek dan tidak seperti anak-anak sebayanya. Sering kali para orang tua tidak menyadari akan masalah ini karena menganggapnya hal tersebut adalah masalah genetic, yang nyatanya tidak selalu perihal itu. Lantas, bagaimana sih cara mencegah stunting?

 

Hal ini menjadi focus pemerintah untuk mencegah terjadinya stunting dengan memberikan kampanye dan edukasi untuk menyadarkan betapa pentingnya hal tersebut. Fokusnya ada pada memperbaiki pola makan, pola asuh, serta perbaikan sanitasi dan akses air bersih. Masalah ini tidak boleh dianggap remeh karena memiliki banyak dampak jangka panjang pada anak.

 

Dampak dari stunting:

  1. Kemampuan kognitif otak menurun
  2. Mudah terserang penyakit karena kekebalan tubuh lemah
  3. Penyakit jantung dan pembuluh darah
  4. Saat dewasa, anak yang bertubuh pendek akan mengalami tingkat produktivitas yang rendah sehingga akan sulit bersaing di dunia kerja.
  5. Bagi ibu hamil akan mengalami perlambatan aliran darah ke janin serta pertumbuhan rahim dan plasenta, sehingga berisiko mengalami komplikasi medis yang serius.

 

Dampak-dampak yang terlah disebutkan di atas perlu menjadi hal yang diperhatikan karena akan berakibat buruk di kemudian hari. Maka dari itu, mari kita jaga pola makan yang tepat serta kampanyekan Hari Gizi Nasional agar orang-orang yang kita sayangi tidak menjadi korban selanjutnya.

What to read next


Cancer Is Not One Disease: Understanding Diff...
13 February 2026
Cancer Is Not One Disease: Understanding Different Types and Risks
Although cancer is one of the most widely recognised diseases in modern times, it is often misunders...
Early Detection Saves Lives: Why Screening Ma...
09 February 2026
Early Detection Saves Lives: Why Screening Matters More Than You Think
In its early stages, cancer often develops without obvious symptoms, which is why regular screening ...
Know the Warning Signs: When to See a Doctor
06 February 2026
Know the Warning Signs: When to See a Doctor
Many people tend to overlook early signs of illness, assuming the body will recover on its own. Whil...